Mobil Listrik Nyaris Tanpa Suara: Tips Aman Berkendara

05 Nov 2026
Mobil Listrik Nyaris Tanpa Suara: Tips Aman Berkendara dan Pentingnya Asuransi Kecelakaan
Mobil Listrik Nyaris Tanpa Suara: Tips Aman Berkendara dan Pentingnya Asuransi Kecelakaan

Mobil listrik hampir tidak bersuara saat melaju pelan dan bisa berakselerasi sangat cepat begitu pedal gas diinjak. Dua karakter ini membuatnya nyaman dikendarai, tetapi juga menuntut kewaspadaan lebih, baik dari pengemudinya maupun dari pemotor dan pejalan kaki di sekitarnya. Insiden di kawasan Blok M, Jakarta Selatan, pada Oktober 2026 kemarin menjadi pengingat bahwa kecelakaan bisa terjadi dalam hitungan detik, bahkan di jalan yang sedang padat dan lambat.

Apa yang terjadi di Blok M?

Pada Jumat sore, 23 Oktober 2026, sebuah mobil listrik terlibat kecelakaan beruntun di Jalan Panglima Polim, kawasan Blok M. Kendaraan tersebut menabrak beberapa mobil dan sebuah sepeda motor yang dikendarai pengemudi ojek online. Pengemudi ojol mengalami patah tulang kaki dan harus menjalani perawatan intensif di rumah sakit.

Berdasarkan pemeriksaan sementara polisi, pengemudi mobil disebut kaget dan panik saat kejadian. Hasil tes urine menunjukkan ia negatif narkoba dan alkohol. Kasus ini masih ditangani kepolisian.

Kita tidak perlu berspekulasi soal penyebab pastinya. Yang lebih penting adalah pelajarannya: setiap pengguna jalan perlu memahami karakter kendaraan modern dan selalu siap menghadapi situasi tak terduga.

Kenapa mobil listrik perlu diwaspadai?

1. Nyaris tanpa suara. Di kecepatan rendah, mobil listrik jauh lebih senyap dibanding mobil bensin. Pemotor, pesepeda, dan pejalan kaki yang mengandalkan pendengaran bisa tidak sadar ada mobil mendekat.

2. Torsi instan. Motor listrik menyalurkan tenaga penuh sejak awal. Injakan pedal yang sedikit terlalu dalam bisa membuat mobil melonjak lebih cepat dari perkiraan.

3. Sistem satu percepatan. Banyak mobil listrik tidak memakai perpindahan gigi, sehingga respons pedal terasa sangat langsung.

4. Fitur regenerative braking. Mobil bisa melambat sendiri saat pedal gas dilepas. Pengemudi yang belum terbiasa bisa keliru menakar jarak dan kecepatan.

5. Bobot berat. Baterai membuat mobil listrik relatif berat, sehingga dampak benturan terhadap kendaraan kecil seperti motor bisa lebih besar.

Tips aman untuk pengemudi mobil listrik

• Kenali mobil Anda sebelum masuk jalan padat. Latih kontrol pedal, mode berkendara, dan level regenerative braking di area sepi.

• Gunakan mode berkendara yang lebih halus di kota. Banyak mobil listrik punya mode Eco atau Comfort yang membuat akselerasi lebih bertahap.

• Biasakan kaki di atas pedal rem saat macet. Ini membantu reaksi lebih cepat saat ada kendaraan atau orang di depan.

• Pastikan posisi duduk dan alas kaki tepat. Alas kaki licin atau terlalu tebal bisa membuat injakan pedal tidak presisi.

• Tetap tenang saat terjadi sesuatu yang tidak terduga. Jika mobil terasa melaju tidak sesuai keinginan, lepaskan pedal gas, injak rem dengan mantap, dan nyalakan lampu hazard.

• Jangan terdistraksi layar. Atur navigasi dan hiburan sebelum mobil berjalan.

Tips aman untuk pemotor, termasuk pengemudi ojol

• Jangan hanya mengandalkan pendengaran. Rajin cek spion dan menoleh sebelum berpindah lajur.

• Hindari titik buta mobil. Jangan terlalu lama berada di samping belakang mobil.

• Jaga jarak aman saat macet. Jarak yang cukup memberi ruang menghindar jika kendaraan di belakang atau depan bergerak mendadak.

• Pakai perlengkapan lengkap. Helm SNI dengan tali terkunci, jaket, sarung tangan, dan sepatu tertutup mengurangi risiko cedera.

• Kurangi penggunaan earphone. Peka terhadap suara sekitar tetap penting, terutama di jalan padat.

Kecelakaan bisa terjadi bahkan saat Anda tidak salah

Dalam berbagai insiden lalu lintas—seperti kejadian yang sempat viral di kawasan Blok M—banyak korban sebenarnya sudah berada di jalurnya sendiri dan berkendara dengan benar. Inilah risiko jalanan yang paling sulit dikendalikan: kesalahan, kepanikan, atau kelalaian orang lain. 

Saat kecelakaan terjadi, konsekuensi finansialnya tidak berhenti di ruang UGD saja. Ada biaya obat-obatan, perawatan pasca-kejadian, hingga risiko kehilangan pendapatan harian karena harus beristirahat total. Bagi pekerja mandiri, komuter aktif, dan pengemudi ojek online (ojol), tidak bisa bekerja selama masa pemulihan tentu bisa langsung mengguncang stabilitas keuangan keluarga.

Asuransi wajib dari pemerintah memang memberikan santunan dasar untuk korban kecelakaan lalu lintas. Namun karena nilainya terbatas, Anda membutuhkan asuransi kecelakaan diri pribadi sebagai pelengkap (top-up) guna mengamankan tabungan dan dana darurat Anda.

Pilih Proteksi Kecelakaan yang Sesuai Ritme Hidup Anda 

Jagadiri menyediakan pilihan asuransi kecelakaan diri yang bisa dibeli dan diklaim sepenuhnya secara online:

• Jaga Aman: Cocok untuk Anda yang setiap hari beraktivitas di jalanan, seperti pemotor, komuter aktif, dan pengemudi ojol. Produk ini memberikan santunan meninggal dunia dan santunan biaya perawatan rumah sakit akibat kecelakaan dengan perlindungan jangka panjang yang stabil.

• Jaga Aman Instan: Pilihan tepat untuk kebutuhan perlindungan jangka pendek, misalnya saat hendak melakukan perjalanan jauh (luar kota), mudik, atau melewati rute rawan. Masa perlindungannya sangat fleksibel (mulai dari hitungan jam) dan bisa langsung diaktifkan dari ponsel tepat sebelum Anda berangkat.

Keduanya dirancang tanpa proses yang rumit dan sangat ideal menjadi pelengkap asuransi kantor maupun BPJS Kesehatan Anda, sehingga perlindungan finansial Anda menjadi jauh lebih menyeluruh. 

Jalanan tidak bisa sepenuhnya Anda kendalikan, tapi perlindungan Anda bisa. Lindungi diri dengan Jaga Aman atau aktifkan Jaga Aman Instan untuk perjalanan berikutnya, langsung dari jagadiri.co.id.

FAQ seputar mobil listrik dan asuransi kecelakaan

Kenapa mobil listrik tidak bersuara?

Mobil listrik digerakkan motor listrik, bukan mesin pembakaran, sehingga hampir tidak ada suara mesin, terutama di kecepatan rendah.

Apakah mobil listrik lebih berbahaya dari mobil biasa?

Tidak otomatis. Namun karakter senyap dan akselerasi instan menuntut pengemudi lebih memahami kendaraannya, serta pengguna jalan lain lebih waspada.

Apa yang harus dilakukan jika mobil terasa melaju tidak terkendali?

Lepaskan pedal gas, injak rem dengan kuat dan stabil, nyalakan lampu hazard, lalu arahkan kendaraan ke area paling aman yang memungkinkan.

Apakah pengemudi ojol perlu asuransi kecelakaan pribadi?

Sangat disarankan. Asuransi kecelakaan diri pribadi melengkapi santunan dari asuransi wajib dan membantu menutup biaya perawatan saat tidak bisa bekerja.

Apa beda Jaga Aman dan Jaga Aman Instan?

Jaga Aman cocok untuk perlindungan kecelakaan sehari-hari dalam periode tertentu, sedangkan Jaga Aman Instan dirancang untuk perlindungan jangka pendek yang fleksibel sesuai durasi perjalanan.

Sumber: Metro TV News; Pojok Satu; detikOto: Pelajaran dari Mobil Listrik Tabrak Driver Ojol.