

Berapa banyak kamu bergerak setiap hari? 1000 langkah? atau kurang? Di era serba praktis kayak sekarang, kebiasaan malas gerak semakin menjadi-jadi ya. Aktivitas fisik tergantikan oleh kemudahan teknologi mulai dari pesan makanan yang tinggal klik, belanja tanpa harus ke luar rumah, bahkan bekerja pun bisa dilakukan dari rumah sambil duduk berjam-jam. Sedara ga kita sadari, berbagai kemudahan bikin makin malas gerak.
Terlihat sepele, tapi jika malas gerak adi kebiasaan jangka panjang dampaknya berbahaya karena bisa mendatangkan berbagai penyakit. Tubuh yang jarang bergerak akan kehilangan kebugaran, metabolisme melambat, daya tahan tubuh menurun, dan risiko terkena berbagai penyakit serius meningkat. Beberapa penyakit ini bisa muncul karena kebiasaan malas gerak:
1. Obesitas
Kebiasaan malas gerak bikin tubuh jarang membakar kalori. Makanan yang dikonsumsi akhirnya menumpuk menjadi lemak karena tidak digunakan sebagai energi. Jika kondisi ini dibiarkan, berat badan akan terus naik dan lingkar perut membesar.
2. Diabetes Tipe 2
Kebiasaan malas gerak membuat sensitivitas insulin menurun. Hal ini membuat gula darah sulit diserap oleh sel tubuh dan akhirnya menumpuk di aliran darah. Kondisi ini memicu diabetes tipe 2. Jika dibiarkan, diabetes dapat menimbulkan komplikasi serius seperti gangguan penglihatan, kerusakan saraf, hingga penyakit ginjal.
3. Penyakit Jantung dan Stroke
Penyakit berbahaya ini bisa muncul akibat malas gerak. Otot jantung yang kurang terlatih membuat kemampuan memompa darah menurun. Aliran darah yang tidak optimal meningkatkan risiko penumpukan plak di pembuluh darah yang bisa menyebabkan serangan jantung atau stroke.
4. Osteoporosis dan Gangguan Sendi
Tulang dan sendi membutuhkan aktivitas fisik untuk menjaga kekuatan dan kelenturannya. Malas gerak membuat tulang kehilangan kepadatan mineral, sehingga menjadi rapuh. Selain itu, sendi yang jarang digunakan akan menjadi kaku, rentan nyeri, dan sulit digerakkan.
5. Gangguan Mental dan Emosional
Bukan hanya fisik, malas gerak juga mempengaruhi kebutuhan mental. Aktivitas fisik memicu produksi hormon endorfin yang dapat meningkatkan suasana hati. Jika jarang bergerak, tubuh kekurangan hormon ini yang bikin kamu lebih mudah stres, cemas, bahkan depresi
Jangan sampai kamu dihantui berbagai penyakit berbahaya hanya karena malas gerak. Merubah gaya hidup memang sulit dan butuh proses yang panjang, tapi bukan berarti enggak mungkin. Walau perlahan, kamu bisa mulai menghilangkan kebiasaan malas bergerak dengan mulai melakukan hal-hal berikut:
-
Mulai dari hal kecil untuk mengatasi malas gerak. Mulailah dengan hal-hal ringan seperti berjalan kaki 10–15 menit di sekitar rumah setiap hari. Kamu juga bisa melakukan melakukan peregangan sederhana setiap hari. Meski kecil, jika dilakukan dengan konsisten maka akan menjadi kebiasaan yang baik.
-
Tetapkan jadwal aktivitas fisik dengan membuat jadwal olahraga. Meski dilakukan minimal seminggu sekali, lakukan aktivitas olahraga yang paling realistis bagi kamu. Bisa dengan lari pagi, futsal, badminton, atau berbagai kegiatan olahraga lainnya yang terasa menyenangkan untuk dilakukan dan tidak menjadi beban.
-
Manfaatkan waktu luang untuk produktif bergerak daripada scrolling tanpa ingat waktu. Gunakan jeda kerja atau belajar untuk bergerak, seperti naik-turun tangga atau olahraga ringan yang bisa dilakukan di sekitar meja kerja.
-
Cari aktivitas yang menyenangkan biar kamu lupa sama rasa malas gerak. Kamu bisa lakukan hobi kamu seperti menari atau hiking. Bergerak akan terasa lebih ringan dan menyenangkan saat kamu melakukan hal yang kamu senangi.
-
Ajak teman atau keluarga untuk berolahraga bersama. Jika dilakukan bersama orang-orang terdekat kamu bisa melawan malas gerak dengan dukungan penuh secara emosional dari orang di sekitarmu.
Mungkin kamu punya banyak alasan buat malas gerak karena terasa nyaman dan tidak menguras energi, tapi dampaknya bisa merugikan kesehatan fisik dan mental. Saat gejala penyakit mulai muncul, selain rasa tidak nyaman yang mengganggu aktivitas, kamu juga akan dihadapkan dengan berbagai biaya layanan rumah sakit yang tidak sedikit. Selain merubah gaya hidup perlahan, kamu juga harus punya perlindungan finansial jangka panjang untuk mengantisipasi pengeluaran tidak terduga. Yuk lindungi diri dan finansialmu bareng Jaga Sehat Pilihanku dari Jaga Diri.
Mulai dari Rp12.000 bisa pelan-pelan nyisihin dari uang jajan kopi! Manfaat lengkap mencakup rawat jalan, pembedahan hingga rawat inap dengan pilihan santunan harian yang fleksibel. Bisa double claim kalau udah punya asuransi kesehatan lainnya*. Pelajari lebih lengkapnya https://jagadiri.co.id/jaga-sehat-pilihanku