Stop! Ini Bahaya Makan Manis Berlebihan Saat Natal dan Tahun Baru

06 Jan 2026
Stop! Ini Bahaya Makan Manis Berlebihan Saat Natal dan Tahun Baru
Stop! Ini Bahaya Makan Manis Berlebihan Saat Natal dan Tahun Baru

Akhir tahun hampir selalu identik dengan momen kumpul. Mulai dari nongkrong santai bareng teman, movie night di rumah, main kartu atau board game, sampai acara keluarga dan potluck rame-rame. Suasananya hangat, penuh tawa, dan meja selalu dipenuhi camilan manis.

Kue-kue cantik berjejer, permen Natal warna-warni, cokelat aneka rasa, dessert box, sampai minuman manis dan sparkling drink. Awalnya cuma ambil satu, lalu dua, lalu tanpa sadar tangan terus nyomot sambil ngobrol. Ngemil jadi auto mode, apalagi kalau acaranya lama.

Masalahnya, kebanyakan makan manis di momen seperti ini sering dianggap sepele. “Kan cuma akhir tahun,” atau “nanti juga sikat gigi.” Padahal, makan manis berulang-ulang dalam waktu singkat justru jauh lebih berbahaya buat gigi dibanding makan banyak sekaligus dalam satu waktu.

Faktanya, masalah gigi di Indonesia masih tinggi. Berdasarkan data Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas), lebih dari 50% masyarakat Indonesia mengalami masalah gigi dan mulut, mulai dari gigi berlubang hingga gusi bermasalah. Dan salah satu penyebab terbesarnya adalah konsumsi gula berlebih yang dilakukan berulang-ulang.

Nah, sebelum momen akhir tahun berubah jadi awal masalah gigi, yuk pahami dulu bahaya kebanyakan makan manis!

Apa Saja Bahaya Kebanyakan Makan Manis untuk Kesehatan Gigi?

  1. Gigi Lebih Cepat Berlubang

Setiap kali kamu makan manis, bakteri di dalam mulut langsung bekerja mengubah gula menjadi asam. Asam inilah yang menyerang enamel gigi. Kalau frekuensinya sering, gigi tidak punya cukup waktu untuk “recovery”.

Inilah kenapa ngemil sedikit tapi berkali-kali lebih berbahaya dibanding makan manis sekaligus. Paparan asam yang terus-menerus membuat gigi lebih cepat berlubang, bahkan tanpa kamu sadari.

  1. Enamel Semakin Rapuh

Enamel adalah lapisan terluar gigi yang berfungsi sebagai pelindung utama. Sayangnya, enamel tidak bisa tumbuh kembali. Ketika kamu kebanyakan makan manis, asam yang dihasilkan bakteri perlahan mengikis enamel.

Awalnya mungkin cuma gigi terasa lebih sensitif. Lama-lama, warna gigi berubah, mudah ngilu, dan lebih rentan terhadap lubang. Sekali enamel rusak, perawatannya tidak murah dan tidak instan.

  1. Risiko Gusi Meradang

Sisa gula yang menempel di sela-sela gigi bisa memicu penumpukan plak. Kalau tidak dibersihkan dengan baik, plak ini akan mengiritasi gusi dan menyebabkan peradangan.

Gusi yang sering meradang biasanya ditandai dengan:

  • Gusi merah dan bengkak

  • Mudah berdarah saat sikat gigi

  • Rasa tidak nyaman di mulut

Kondisi ini sering dianggap sepele, padahal bisa berkembang menjadi penyakit gusi yang lebih serius.

  1. Risiko Bau Mulut

Bau mulut sering muncul bukan karena jarang sikat gigi saja, tapi juga karena sisa makanan manis yang tertinggal terlalu lama. Bakteri yang memecah gula menghasilkan senyawa berbau tidak sedap.

Di momen kumpul akhir tahun yang penuh interaksi, bau mulut jelas bisa mengganggu rasa percaya diri. Dan sayangnya, permen atau minuman manis justru sering memperparah kondisi ini.

Makanan Akhir Tahun yang Diam-Diam Bikin Gigi Rapuh

Tanpa disadari, beberapa makanan khas akhir tahun ini termasuk “musuh halus” buat gigi. Ini listnya:

  1. Kue Kering

Kue kering terlihat aman karena kecil, tapi kandungan gula dan teksturnya yang mudah menempel bikin sisa-sisanya betah di sela gigi. Apalagi kalau dimakan sambil ngobrol berjam-jam.

  1. Permen Natal & Candy Cane

Permen keras larutnya lama, artinya gula menempel lebih lama di gigi. Semakin lama kontaknya, semakin besar risiko enamel terkikis.

  1. Minuman Soda & Sparkling Drink

Minuman ini kombinasi lengkap: tinggi gula dan bersifat asam. Dua-duanya mempercepat kerusakan enamel. Bahkan versi “sparkling tanpa rasa” pun tetap asam dan bisa melemahkan gigi.

  1. Cokelat

Cokelat memang favorit banyak orang. Tapi cokelat manis, terutama yang lengket, mudah menempel di gigi. Kalau tidak dibersihkan dengan benar, efeknya bisa jangka panjang.

  1. Dessert Box

Dessert box biasanya mengandung lapisan gula, krim, dan cokelat yang kaya karbohidrat sederhana. Teksturnya lembut tapi justru gampang menyelip di sela gigi.

Tips Aman Menikmati Camilan Saat Kumpul Akhir Tahun

Kabar baiknya, kamu tidak harus stop total makan manis. Yang penting adalah caranya.

  1. Minum Air Putih Setiap Selesai Ngemil

Air putih membantu membilas sisa gula dan menurunkan keasaman di mulut. Simple habit ini bisa sangat membantu mengurangi risiko gigi berlubang.

  1. Batasi Frekuensi, Bukan Hanya Jumlah

Daripada ngemil sedikit tapi terus-menerus, lebih baik makan dalam satu waktu lalu berhenti. Memberi jeda membantu gigi punya waktu untuk pulih dari paparan asam.

  1. Sikat Gigi 30 Menit Setelah Makan Manis

Tunggu sekitar 30 menit sebelum sikat gigi agar enamel tidak semakin terkikis. Menyikat gigi tepat setelah makan manis justru bisa memperparah kerusakan.

  1. Gunakan Dental Floss Sebelum Tidur

Sikat gigi saja tidak cukup. Dental floss membantu membersihkan sisa makanan di sela gigi yang sering jadi sumber masalah tersembunyi.

Akhir Tahun Tetap Seru, Tapi Gigi Jangan Jadi Korban!

Akhir tahun adalah waktu terbaik buat bersosialisasi dan menikmati momen seru bersama orang terdekat. Tapi jangan biarkan gigi kamu jadi korban saking serunya ngemil manis. Karena dampak kebanyakan makan manis sering baru terasa saat masalahnya sudah cukup serius, dan biayanya pun tidak kecil.

Jaga Senyumku dari JAGADIRI hadir untuk membantu melindungi kondisi finansialmu dari hal-hal buruk yang bisa terjadi pada gigi. Dengan premi mulai dari Rp 114 ribu per bulan, kamu bisa mendapatkan manfaat seperti:

  1. Perawatan medis dan/atau tindakan pencegahan pada seluruh jaringan gigi

  2. Pembuatan gigi palsu akibat kecelakaan

  3. Pembersihan karang gigi hingga 2 kali dalam satu tahun polis

Dan masih banyak manfaat lainnya yang bisa kamu sesuaikan dengan kebutuhan. Karena senyum yang sehat bukan cuma soal penampilan, tapi juga soal rasa aman secara finansial. Cek selengkapnya di sini, ya!