RON BBM Adalah Penentu Mesin Awet atau Cepat Bermasalah, Simak di Sini!

10 Feb 2026
RON BBM Adalah Penentu Mesin Awet atau Cepat Bermasalah, Simak di Sini!
RON BBM Adalah Penentu Mesin Awet atau Cepat Bermasalah, Simak di Sini!

Saat mengisi BBM di SPBU, banyak pengendara motor memilih bahan bakar berdasarkan harga atau kebiasaan. “Yang penting jalan,” begitu kira-kira alasannya. Istilah RON BBM sering terdengar, tapi tidak sedikit yang sebenarnya belum paham apa artinya dan kenapa itu penting.

Motor terasa baik-baik saja setelah diisi BBM tertentu, jadi muncul asumsi bahwa semua BBM sama saja. Padahal, efek salah pilih BBM sering tidak langsung terasa. Mesin tetap menyala normal, tarikan masih oke, tapi dalam jangka panjang mulai muncul masalah seperti knocking, performa menurun, hingga komponen mesin lebih cepat aus.

Di sinilah pentingnya memahami bahwa RON BBM adalah faktor krusial dalam perawatan motor harian. Merawat motor bukan cuma soal servis rutin dan ganti oli tepat waktu, tapi juga soal memilih bahan bakar yang sesuai dengan spesifikasi mesin. Salah pilih BBM bukan hanya soal performa, tapi juga bisa berdampak ke biaya perawatan di kemudian hari.

Artikel ini akan membahas RON BBM dengan bahasa sederhana, mulai dari pengertian, fungsi, dampaknya jika salah pilih, hingga cara menentukan RON yang tepat untuk motor kamu. Yuk, simak!

Pengertian RON BBM Adalah Apa Sebenarnya?

Buat kamu yang sering dengar tapi belum benar-benar paham, RON BBM adalah singkatan dari Research Octane Number. RON merupakan angka yang menunjukkan kemampuan bahan bakar untuk menahan detonasi atau knocking saat proses pembakaran di dalam mesin.

Sederhananya, RON menggambarkan seberapa tahan BBM terhadap tekanan dan panas sebelum terbakar sendiri. Semakin tinggi angka RON, semakin stabil pembakaran BBM di dalam ruang mesin.

Knocking sendiri adalah kondisi ketika bahan bakar terbakar tidak pada waktu yang seharusnya. Ini bisa menimbulkan suara “ngelitik” pada mesin dan, jika terjadi terus-menerus, bisa merusak komponen mesin.

Kenapa RON Penting untuk Motor?

Setiap motor memiliki desain mesin dan rasio kompresi yang berbeda. Rasio kompresi ini menentukan seberapa besar tekanan di dalam ruang bakar.

Motor dengan rasio kompresi rendah umumnya cocok dengan BBM RON lebih rendah.

Motor dengan rasio kompresi tinggi membutuhkan BBM dengan RON lebih tinggi agar pembakaran tetap stabil.

Jika BBM yang digunakan tidak sesuai, pembakaran menjadi tidak optimal. Awalnya mungkin tidak terasa, tapi dalam jangka panjang mesin bisa lebih cepat bermasalah.

Fungsi RON BBM dalam Performa Mesin Motor

Setelah tahu pengertian RON BBM adalah apa, penting juga memahami fungsinya secara praktis dalam penggunaan sehari-hari.

  1. Menjaga Proses Pembakaran Tetap Optimal

BBM dengan RON yang sesuai membantu pembakaran terjadi di waktu yang tepat. Ini membuat tenaga mesin keluar secara optimal tanpa tekanan berlebih pada komponen mesin.

Pembakaran yang baik juga membantu efisiensi BBM, sehingga konsumsi bahan bakar bisa lebih stabil.

  1. Mencegah Knocking dan Kerusakan Mesin

Knocking bukan cuma soal suara yang mengganggu. Jika dibiarkan, kondisi ini bisa merusak piston, klep, dan bagian mesin lainnya.

Dengan RON yang sesuai, risiko knocking bisa ditekan, sehingga mesin lebih awet dalam jangka panjang.

  1. Menjaga Suhu Mesin Lebih Stabil

Pembakaran yang tidak sempurna bisa membuat suhu mesin lebih cepat panas. Ini berpotensi memicu overheating, terutama pada motor yang sering dipakai harian atau perjalanan jauh. RON yang tepat membantu menjaga suhu kerja mesin tetap stabil.

Dampak Salah Pilih RON BBM untuk Motor Harian

Masalahnya, banyak pengendara motor yang tidak menyesuaikan RON BBM dengan spesifikasi mesin. Berikut beberapa dampak yang bisa muncul jika salah pilih.

  1. Performa Motor Menurun Perlahan

Awalnya motor mungkin terasa normal. Tapi seiring waktu, tarikan terasa lebih berat, akselerasi menurun, dan mesin tidak responsif seperti biasanya.

Ini sering dianggap wajar karena usia motor, padahal salah satu penyebabnya bisa dari BBM yang tidak sesuai.

  1. Mesin Lebih Cepat Panas

BBM dengan RON terlalu rendah untuk mesin berkompresi tinggi bisa terbakar sebelum waktunya. Akibatnya, mesin bekerja lebih keras dan suhu cepat naik. Jika terjadi terus-menerus, risiko kerusakan mesin juga ikut meningkat.

  1. Konsumsi BBM Jadi Lebih Boros

Pembakaran yang tidak optimal membuat mesin butuh lebih banyak BBM untuk menghasilkan tenaga yang sama. Ini membuat konsumsi bahan bakar terasa lebih boros dalam penggunaan harian.

Cara Menentukan RON BBM yang Tepat untuk Motor

Supaya tidak salah pilih, ada beberapa cara sederhana untuk menentukan RON BBM yang sesuai dengan motor kamu.

  1. Cek Buku Manual atau Spesifikasi Pabrikan

Cara paling aman adalah melihat rekomendasi pabrikan. Biasanya, informasi tentang RON BBM minimum tercantum di buku manual atau spesifikasi resmi motor.

Pabrikan sudah menyesuaikan rekomendasi ini dengan desain mesin dan rasio kompresinya.

  1. Perhatikan Rasio Kompresi Mesin

Jika kamu paham spesifikasi teknis motor, rasio kompresi bisa jadi acuan. Semakin tinggi rasio kompresi, semakin tinggi pula RON BBM yang dibutuhkan.

Motor sport atau motor keluaran terbaru umumnya membutuhkan RON lebih tinggi dibanding motor lama.

  1. Dengarkan “Bahasa” Mesin

Meski bukan patokan utama, suara mesin bisa jadi indikator. Jika mesin sering terasa kasar atau muncul bunyi ngelitik saat ditarik, bisa jadi BBM yang digunakan kurang sesuai.

Namun, jangan menunggu sampai muncul gejala parah. Lebih baik menyesuaikan BBM sejak awal.

  1. Konsisten dengan BBM yang Sesuai

Gonta-ganti BBM tanpa alasan jelas bisa membuat mesin perlu waktu adaptasi. Jika sudah menemukan RON yang cocok, gunakan secara konsisten agar performa mesin tetap stabil.

Lindungi Motor dengan Jaga Motorku dari JAGADIRI

Memilih BBM dengan RON yang tepat memang membantu menjaga performa mesin. Tapi perlu disadari, motor tetap bisa mengalami risiko lain di luar urusan BBM.

Kecelakaan, perampokan, atau kerusakan akibat kejadian tak terduga bisa terjadi kapan saja, bahkan saat motor dalam kondisi prima. Risiko ini sering datang tanpa peringatan dan bisa berdampak besar secara finansial.

Jaga Motorku adalah produk perlindungan kendaraan dari JAGADIRI yang dirancang untuk membantu pengendara motor menghadapi berbagai risiko. Dengan premi hanya Rp165 ribu per tahun, kamu sudah bisa mendapatkan perlindungan yang relevan untuk motor harian.

Beberapa manfaat yang bisa kamu dapatkan antara lain:

  1. Santunan kerusakan sebagian pada sepeda motor akibat kecelakaan dan/atau perampokan hingga Rp1.000.000

  2. Santunan kerusakan konstruktif akibat kecelakaan dan/atau perampokan hingga Rp3.750.000

  3. Santunan kehilangan sepeda motor hingga Rp5.000.000

Dengan perlindungan ini, kamu tidak hanya fokus menjaga performa mesin, tapi juga lebih siap menghadapi risiko yang bisa terjadi di jalan. Penasaran dengan manfaat lengkapnya? Kepoin langsung di website JAGADIRI, ya!